UNIK

Translate

Indri Barbie, Pembalap Wanita Dari Bandung




Cantik, berbakat, bernyali besar, bemotivasi tinggi, dan pantang menyerah, itulah Indri Nurlia Sari atau yang lebih di kenal dengan Indri Barbie, salah satu Lady Dragster di Indonesia. Gadis yang masih duduk di bangku kelas 3 SMU Pahlawan Toha, Bandung ini, Memulai karir di dunia Drag Bike pada Maret 2011. Mulanya hanya sekedar iseng nyeting motor sahabat nya, lalu tidak lama kemudian dia di tawarkan untuk bergabung dengan team balap Shit The Grid Bandung, dan langsung di jadikan Joki balap resmi !
Kemampuan Indri yang terus berkembang, membuat team balap lain tertarik untuk mengajaknya bergabung, seperti Wahana Baru Motor Bandung & Tiara Racing Ciracas.
Sampai saat ini, terhitung kurang lebih 7 kali kejuaran Drag Bike yang di ikutinya, Dan merebut juara pertama pada kejuaraan Drag Bike di Brigif, Cimahi, untuk kelas FFA ( Free For All ) ! Wow !



bukan yang ini lho bro!!!! haha... ni mungkin versi 60th di masa yang akan datang kali ya.. :-D



Nah ini baru bener si doi...

BIODATA
Nama Lengkap : Indri Nurlia Sari
Nama Panggilan : Indri Barbie
Tempat Tanggal Lahir : Bandung, 25 Agustus 1994
Tinggi Badan : 158 cm
Berat Badan : 44 Kilogram
Team : Shit The Grid Bandung, Wahana Baru Motor Bandung, Tiara Racing Ciracas.



Cantik, Tapi Nyalinya bro... mantap!!



























vidio pas doi lagi tampil...




sumber : http://91lapc.blogspot.com/2012/07/indri-barbie-pembalap-wanita-dari.html#ixzz25UbD91Vf

GABUNG Halaman Facebook saya 
Info Menarik KKK Blogger's
Dengan mengklik Tombol SUKA dibawah ini

Penampakan Jagung Paling Unik Didunia yang Seperti Permata



Tidak, ini bukan Photoshop atau batu permata bertabur perhiasan-hanya telinga jagung. Penyemai Greg Schoen dari Trust Benih punya "Kaca Gems" jagung dari "jagung guru-," nya seorang pria paruh Cherokee di 80-an nya. Dia menanam benih, memiliki panen cantik musim gugur yang lalu, dan diposting posting di Seeds Trust halaman Facebook pada bulan Oktober. Kemudian minggu lalu, foto-foto dari jagung permata seperti dijemput di internet dan pergi virus. Good luck mencoba untuk mendapatkan tangan Anda pada setiap biji sekarang ...

Tapi warna kernel adalah menarik-berani kita katakan, warna-warni-topik dalam sejarah penelitian genetika. Untuk satu, mengapa ada begitu banyak warna-warna cerah dalam telinga tunggal jagung? Anda tidak biasanya melihat bunga warna berbeda pada satu pohon. Setiap kernel sebenarnya adalah tanaman jagung yang berbeda (atau benih dari satu) dengan campuran unik dari gen yang diwariskan dari orang tuanya. Itulah sebabnya menghitung kernel warna yang berbeda dalam jagung tongkol lebih akrab ungu dan kuning adalah cara yang umum pengajaran bagaimana gen pigmen yang diwariskan dalam genetika Mendel.
Warna Kernel juga telah digunakan untuk mengungkap fenomena aneh di non-Mendel warisan: transposon, atau gen melompat. Beberapa jenis jagung memiliki kernel berbintik-bintik atau melesat dengan warna kedua, yang berarti sebagian dari sel-sel yang memproduksi pigmen tertentu, tetapi yang lain tidak. Transposon adalah peregangan DNA yang melompat dari satu tempat ke tempat dalam genom, dan mendarat di tengah gen pigmen akan mengubah warna sel itu. Barbara McClintock memenangkan Hadiah Nobel untuk penemuan nya transposon.
Bahkan jagung putih atau kuning yang relatif membosankan Anda temukan di supermarket telah membuat lompatan besar dari genetik rumput ke telinga jagung yang kita makan hari ini. Ini jagung kaca permata, bagaimanapun, mungkin terlalu cantik untuk makan.


terjemahan aslinya...


No, this isn’t Photoshop or a gemstone-studded trinket—just an ear of corn. Seedsman Greg Schoen of the Seeds Trust got this “Glass Gems” corn from his “corn-teacher,” a part-Cherokee man in his 80s. He planted the seeds, had a gorgeous harvest last fall, and posted the posts on Seeds Trust’s Facebook page in October. Then last week, the photos of the gem-like corn got picked up on the internet and went viral. Good luck trying to get your hands on any seeds now…
But kernel color is a fascinating—dare we say, colorful—topic in the annals of genetics research. For one, why are there so many vibrant colors in a single ear of corn? You don’t usually see flowers of different colors on a single tree. Each kernel is actually a different corn plant (or the seed of one) with a unique mix of genes inherited from its parents. That’s why counting up kernels of different colors in the more familiar purple and yellow corn cobs is a common way of teaching how pigment genes are inherited in Mendelian genetics.

Kernel color has also been used to unravel an odd phenomenon in non-Mendelian inheritance: transposons, or jumping genes. Some types of corn have kernels mottled or streaked with a second color, which means some of its cells are producing a particular pigment but others are not. Transposons are stretches of DNA that jump from place to place in the genome, and landing in the middle of a pigment gene would alter the color of that cell. Barbara McClintock won a Nobel Prize for her discovery of transposons.

Even the relatively boring white or yellow corn you find in supermarkets has made big genetic leaps from grass to the ears of corn we eat today. These gem glass corn, however, might be too pretty to eat.


videonya


sumber: http://91lapc.blogspot.com/2012/09/penampakan-jagung-paling-unik-didunia.html#ixzz25UYRdc68

GABUNG Halaman Facebook saya 
Info Menarik KKK Blogger's
Dengan mengklik Tombol SUKA dibawah ini

Beberapa Perbedaan Antara Budaya Jepang dan Indonesia



1. Ketika di kendaraan umum:
Jepang: Orang-orang pada baca buku atau tidur.
Indonesia: Orang-orang pada ngobrol, ngegosip, ketawa-ketiwi cekikikan, ngelamun, dan tidur.

2. Ketika makan dikendaraan umum:
Jepang: Sampah sisa makanan disimpan ke dalam saku celana atau dimasukkan ke dalam tas, kemudian baru dibuang setelah nemu tong sampah.
Indonesia: Dengan wajah tanpa dosa, sampah sisa makanan dibuang gitu aja di kolong bangku/dilempar ke luar jendela.

3. Ketika dikelas:
Jepang: Yang kosong adalah bangku kuliah paling belakang.
Indonesia: Yang kosong adalah bangku kuliah paling depan.

4. Ketika dosen memberikan kuliah:
Jepang: Semua mahasiswa sunyi senyap mendengarkan dengan serius.
Indonesia: Tengok ke kiri, ada yang ngobrol. Tengok ke kanan, ada yg baca komik. Tengok ke belakang, pada tidur. Cuma barisan depan aja yang anteng dengerin, itu pun karena duduk pas di depan hidung dosen!

5. Ketika diberi tugas oleh dosen:
Jepang: Hari itu juga siang atau malemnya langsung nyerbu perpustakaan atau browsing internet buat cari data.
Indonesia: Kalau masih ada hari esok, ngapain dikerjain hari ini!

6. Ketika terlambat masuk kelas:
Jepang: Memohon maaf sambil membungkukkan badan 90 derajat, dan menunjukkan ekspresi malu dan menyesal gak akan mengulangi lagi.
Indonesia: Slonong boy & slonong girl masuk gitu aja tanpa bilang permisi ke dosen sama sekali.
7. Ketika dijalan raya:
Jepang: Mobil sangat jarang (kecuali di kota besar). Padahal jepang kan negara produsen mobil terbesar di dunia, mobilnya pada ke mana ya?
Indonesia: Jalanan macet, sampai-sampai orang susah nyebrang & sering keserempet motor yg jalannya ugal-ugalan.

8. Ketika jam kantor:
Jepang: Jalanan sepiiiii banget, kayak kota mati.
Indonesia: Ada Oknum pake seragam coklat2 pada keluyuran di mall-mall.

9. Ketika buang sampah:
Jepang: Sampah dibuang sesuai jenisnya. Sampah organik dibuang di tempat sampah khusus organik, sampah non organik dibuang di tempat sampah non organik.
Indonesia: Mau organik kek, non organik kek, bangke binatang kek, semuanya tumplek jadi satu dalam kantong kresek. (make it simple hahahaa)

10. Ketika berangkat kantor:
Jepang: Berangkat naik kereta/bus kota. Mobil cuma dipakai saat acara liburan keluarga atau acara yang bersifat mendesak aja.
Indonesia: Gengsi dooonk... Masa naik angkot?!

11. Ketika janjian ketemu:
Jepang: Ting...tong... semuanya datang tepat pada jam yg disepakati.
Indonesia: Salah satu pihak pasti ada dibiarkan sampai berjamur & karatan gara-gara kelamaan nunggu!

12. Ketika berjalan dipagi hari:
Jepang: Orang-orang pada jalan super cepat kayak dikejar doggy, karena khawatir telat ke tempat kerja atau sekolah.
Indonesia: Nyantai aja cyinn...! Si boss juga paling datangnya telat!


sumber: http://91lapc.blogspot.com/2012/08/beberapa-perbedaan-antara-budaya-jepang.html#ixzz25UXiX500

GABUNG Halaman Facebook saya 
Info Menarik KKK Blogger's
Dengan mengklik Tombol SUKA dibawah ini

Tato Lafal Adzan Julia Perez Menuai Kontroversi


Julia Perez atau lebih akrab dipanggil Jupe terlihat sok pamer saat menghadiri acara DahSyat di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Senin (3/9/2012). Dibalut baju yang bermodel kemben, Jupe pamer tato baru yang bertuliskan huruf Arab di punggungnya. Demikian dikutip dari Detik Foto.

Bukan main-main, tato rangkaian huruf Arab tersebut adalah kaligrafi lafazh adzan yang selalu dikumandangkan oleh kaum Muslimin saban hari lima kali. Yakni kalimat حَيَّ عَلَي الْفَلاَحِ “Hayya ‘alal Falaah”.

Selain haram menurut syariat, tato tubuh yang Jupe lakukan tersebut bisa dijerat Undang-Undang no 1/PNPS/1965 tentang Penyalahgunaan dan atau Penodaan Agama.

Beberapa waktu yang lalu Julia Perez sempat melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci dan berjanji akan tampil lebih tertutup dan sopan. Namun, ternyata janjinya itu tidak ditepati hingga kini.


Sumber : http://91lapc.blogspot.com/2012/09/tato-lafal-adzan-julia-perez-menuai.html#ixzz25UWQQpB3

GABUNG Halaman Facebook saya 
Info Menarik KKK Blogger's
Dengan mengklik Tombol SUKA dibawah ini

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...