Dalam beberapa posting sebelumnya, saya telah tunjukkan perilaku gila jika orang berada dalam pengaruh minuman keras. Pesta miras di negara barat adalah hal yang wajar, bahkan perempuan sering ambil bagian dalam pesta gila ini, silahkan baca kembali posting saya dengan judul Cewek-Cewek Gendeng Habis Mabuk Tidur Sembarangan atau KLIK DISINI untuk melihatnya. Dalam posting kali ini saya akan perlihatkan tentang kegilaan mereka yang lain saat dalam pengaruh minuman keras. Perilaku yang sangat di luar kewajaran apalagi dilakukan oleh para gadis, dan tentunya kita sebagai orang yang secara naluri di lahirkan sebagai "orang timur" tentunya akan merasa tidak pantas untuk melakukan hal-hal semacam ini.
http://realifact.blogspot.com/2012/09/aksi-gila-para-gadis-mabuk.html
GABUNG Halaman Facebook saya
Info Menarik KKK Blogger's
Dengan mengklik Tombol SUKA dibawah ini
Koteka adalah salah satu keragaman kekayaan budaya Indonesia. Yang belum pernah datang ke Irian khususnya di daerah sekitar lembah Baliem, mungkin pernah melihat tayangan di televisi tentang pemakaian busana tradisional suku Dani ini. Bentuknya unik mungkin juga lucu bahkan ada yang menganggap porno, tapi itulah budaya kadang terlihat aneh jika di lihat dari kacamata kita. Kita hanya bisa menilai dan jangan coba-coba memaksakan pandangan kita agar di lakukan oleh orang lain.
Koteka adalah pakaian untuk menutup kemaluan laki-laki dalam budaya penduduk asli pulau Papua.
Pengertian koteka secara harfiah, berarti pakaian, ini berasal dari bahasa Mee. Sementara itu Suku Dani yang hidup di Lembah Baliem-Wamena-Kabupaten Jayawijaya menyebut pakaian tradisional laki-laki ini dengan nama holim atau horim. Masing-masing suku di Irian mempunyai istilah sendiri-sendiri untuk menyebutnya. Namun yang populer di telinga kita adalah Koteka.
Koteka di buat dari kulit buah labu-labuan yang berbentuk panjang dan berkulit keras atau nama Latinnya Lagenaria Sicecaria
Orang Mee menyebutnya bobbe. Bobbe biasanya di tanam di kebun atau di halaman rumah. Proses pembuatannya, bobbe dipetik (biasanya yang sudah tua) kemudian dimasukkan kedalam pasir halus. Di atas pasir halus tersebut dibuat api yang besar. Setelah panas kulit bobbe akan lembek dan isinya akan mencair, lalu biji-biji beserta cairan akan keluar dari dalam ruas bobbe. Setelah itu, bobbe digantung (dikeringkan) di perapian hingga kering. Setelah kering dilengkapi dengan anyaman khusus dan siap pakai sebagai koteka.
Mengenai ukuran dan bentuk koteka tak berkaitan dengan status pemakainya. Ukuran biasanya berkaitan dengan aktivitas pengguna, hendak bekerja atau upacara. Banyak suku-suku di sana dapat dikenali dari cara mereka menggunakan koteka. Koteka yang pendek digunakan saat bekerja, dan yang panjang dengan hiasan-hiasan digunakan dalam upacara adat.
Namun demikian, setiap suku memiliki perbedaan bentuk koteka. Suku Yali misalnya, menyukai bentuk labu yang panjang. Sedangkan orang Tiom biasanya memakai dua labu.
http://realifact.blogspot.com/2012/08/berbagai-macam-bentuk-dan-cara.html
GABUNG Halaman Facebook saya
Info Menarik KKK Blogger's
Dengan mengklik Tombol SUKA dibawah ini
Ganasnya alam sering membuat orang tidak berdaya saat mengendarai mobil. Berbagai macam kecelakaanpun terjadi dan sangat sulit dicarikan solusi dan tak jarang membuat pengendaranya frustasi dan stress. Keganasan alam tersebut biasanya di awali dengan bencana sehingga membuat kerusakan jalan dan membuat mobil terjebak dilokasi bencana dan tidak dapat berbuat apa-apa.
Berikut ini foto-foto mobil terjebak di tengah bencana alam dan jalan yang rusak. Anda bisa tertawa geli atu iba setelah melihat foto-foto ini.
http://realifact.blogspot.com/2012/08/foto-foto-mobil-terjebak-dalam-bencana.html
GABUNG Halaman Facebook saya
Info Menarik KKK Blogger's
Dengan mengklik Tombol SUKA dibawah ini
Pernahkah anda membayangkan jika salju sebesar bola golf turun sebagai hujan? Jika itu terjadi maka saat itu harus menyadari bahwa bencana alam sedang terjadi di sekitar anda. Benda keras yang jatuh dari ketinggian puluhan kilometer akan mengakibatkan banyak kerusakan terhadap apapun yang tertimpa olehnya. Sebagaimana kita ketahui air yang mengeras hingga membentuk gumpalan-gumpalan es akan memiliki kekerasan yang sama dengan batu, jadi dapat di bayangkan jika disuatu tempat terjadi hujan es.
Fenomena hujan es seperti ini pernah terjadi Swiss dengan menyisakan berbagai macam kerusakan didaerah-daerah yang mengalami hujan es tersebut. Es sebesar bola golf jatuh dimana-mana sebagaimana layaknya hujan air bersamaan dengan datangnya badai di daerah tersebut.
Enam orang luka berat, rumah-rumah rusak berat, kaca pecah dan kebun-kebun anggur juga di buat rusak olehnya. Orang yang secara kebetulan berada di luar rumah juga tidak luput dari hantaman es dari langit ini dan menyisakan luka memar diseluruh tubuhnya. Dalam foto-foto ini ada sebuah foto yang menunjukkan seorang yang tertimpa bongkahan-bongkahan es tersebut.
Di Indonesia, fenomena semacam ini sangat jarang terjadi dan kalaupun terjadi hujan es, ukuran es yang jatuh tidak sebesar bola golf. Bagaimana fenomena hujan es bisa terjadi? Berikut ini proses terjadinya hujan es
Hujan es, dalam ilmu meteorologi disebut juga hail, adalah presipitasi yang terdiri dari bola-bola es. Salah satu proses pembentukannya adalah melalui kondensasi uap air lewat dingin di atmosfer pada lapisan di atas freezing level. Es yang terjadi dengan proses ini biasanya berukuran besar. Karena ukurannya, walaupun telah turun ke aras yang lebih rendah dengan suhu yang relatif hangat tidak semuanya mencair. Hujan es tidak hanya terjadi di negara sub-tropis, tapi bisa juga terjadi di daerah ekuator.
Proses lain yang dapat menyebabkan hujan adalah riming, dimana uap air lewat dingin tertarik ke permukaan benih-benih es. Karena terjadi pengembunan yang mendadak maka terjadilah es dengan ukuran yang besar.
Hujan es disertai puting beliung berasal dari jenis awan bersel tunggal berlapis-lapis (CB) dekat dengan permukaan bumi, dapat juga berasal dari multi sel awan , dan pertumbuhannya secara vertical dengan luasan area horizontalnya sekitar 3 – 5 km dan kejadiannya singkat berkisar antara 3 - 5 menit atau bisa juga 10 menit tapi jarang, jadi wajar kalau peristiwa ini hanya bersifat local dan tidak merata, jenis awan berlapis lapis ini menjulang kearah vertical sampai dengan ketinggian 30.000 feet lebih, Jenis awan berlapis-lapis ini biasa berbentuk bunga kol dan disebut Awan Cumulo Nimbus (CB).













http://realifact.blogspot.com/2012/09/hujan-es-sebesar-bola-golf-pernah.html
GABUNG Halaman Facebook saya
Info Menarik KKK Blogger's
Dengan mengklik Tombol SUKA dibawah ini